Sayap Kebahagiaan


Aku ingin menjadi setangkai bunga
Sehingga kau memperhatikanku
Seperti aku memperhatikanmu
Mengintaimu dalam bisu
Mencintaimu dalam hening
      Aku ingin menjadi hujan
Sehingga kau melihatku rela jatuh dihadapanmu
Aku mengenali dengan indah irama langkah kakimu
Seirama dengan vibrasi dalam dadaku
Wajahmu memancarkan sinar rembulan
Menyentuh sisi gelap dalam jiwaku
Membangkitkan hasrat untuk memilikimu
Kau memiliki eloknya senyuman
yang menghempaskanku dari terjalnya angan
Bening bola matamu tempatku berteduh dari teriknya kebencian
Membuatku nyaman menatapnya
Lenganmu laksana sayap yang kokoh
yang akan membawaku menuju kebahagiaan
      Siapa yang harus kubohongi?
Jika perangaimu benar-benar mempesonaku
Apakah kau tahu?
Diriku ini setegar batu karang
dan kaulah terjangan ombak yang meleburkan
Apakah kau tahu?
Aku terjaga sepanjang rindu
Hanya karena cerminanmu hadir dalam kalbu
Kuharap segala rindu berujung temu
Agar tak ada lagi pilu yang memburu
      Seandainya kukatakan sejak dulu
Mungkin saja ada tempat dalam lumbung hatimu
Aku akan tetap bertahan pada harapan subur yang kutanam
yang akan bersemi menjadi cinta yang tak akan hilang
Seperti purnama yang setia menggantungkan hatinya pada angkasa
Dewa cinta benar-benar membuat kepayang
Ia menang telak menghantam sisa hati yang pernah hilang
Dikirimnya cinta yang selalu kuharapkan
dan mengajarkanku untuk kembali mengepakkan sayapku yang pernah terluka
yang akan membawaku terbang
Menembus tebalnya tembok perbedaan
Menuju pelukan sang masa depan

puisi nggak jelas ini dibuat atas dasar memenuhi tugas mengarang puisi dari mata pelajaran Bahasa Indonesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sekilas Tentang Daddy Issues

Tentang Vilian

Don't Judge Challenge